Hari
ini sama seperti hari-hari biasanya, dimana hari bosan ini terus terjadi.
Matahari sudah menampakkan wajahnya, Hingar bingar kota ditambah lalu lalang
kendaraan dengan urusan mereka masing-masing yang membuatnya terjadi. Ya, aku
sudah terbiasa datang “Agak” terlambat karena sebelum sekolah aku meluangkan
belajar dan melihat matahari yang indah seperti cintaku kepadanya namun tak
terbalaskan karena ia telah dimiliki oleh seseorang (Padahal maen game).
Aku
memasuki gerbang sekolah seperti biasanya, tanpa ekspresi dan hening,
membayangkan sekolah sama seperti biasanya yang membosankan dan juga melihat
dia telah dimiliki oleh seseorang (sakit kawan), namun tentunya dihari ini,
sesuatu yang besar pasti terjadi. Yang bisa merubah kehidupan seseorang dan
penulis dan juga memperpanjang Cerita Pendek ini menjadi panjang seperti
sejarah indonesia yang sepanjang cintaku kepadamu namun kamu mencintai dia
sehingga membuat untuk mencintai kamu dan dia agar kamu bisa mencintaiku dengan
sepenuh hati.
Aku berjalan menuju kelas seperti biasa,
lalu aku menemukan temanku yang sudah tidak asing. Dia bernama Aprilia Zakya Putri,
panggilannya Aprilia Dia merupakan sesosok wanita yang tidak bosan jika
dipandang namun aku tetap mencintai <Sensor> :v.
Entah
kenapa, aku mengingat bahwa aku merasa terkucilkan. Aku selalu bertanya kepada
diriku adakah orang yang menerimaku dan mencintaiku dengan, sepenuh hati.
Karena tampangku seperti ini. Aku pasti merasa terkucilkan dan juga semua anak
dikelas mempunyai doi dan doinyapun demikian. Sehingga aku merasa untuk apa aku
masuk ke kelas kamfreting tersebut. Kanmaen.
Aku
tidak cukup tahu mengenai Aprilia karena dia cukup pendiam. namun, dia
merupakan anime lovers, dan dua karakteristik itulah yang membuatnya semakin
kawai dan cool. Dia merupakan anak yang berbakat dalam pelajaran bidangnya, dia
bisa menari namun ya... tidak cukup baik. Aku cukup menyukainya dalam artian
sahabat, kita sama-sama menyukai anime dan hal-hal keren lainnya.
Kembali
ke sekolah, Aprilia menyapa ku dengan ekspresi aneh tidak seperti biasa,
seperti gugup namun bahagia ya seperti pedas namun manis. Aprilia lalu
mengajakku untuk menyendiri di pojok kelas. Aku berkata “ Ada apa ? Pr lagi ? “
dia menjawab “ Bukan “
aku menyahut “ Mau duel PES? okayy aku sudah latihan senam tangan 30 menit per setengah jam “ Aprilia lalu merespon “ Bukan, ah kamu mesum coeg, . Tapi sesuatu yang lain tentang Fasya!”
aku menyahut “ Mau duel PES? okayy aku sudah latihan senam tangan 30 menit per setengah jam “ Aprilia lalu merespon “ Bukan, ah kamu mesum coeg, . Tapi sesuatu yang lain tentang Fasya!”
Sepertinya
Penulis lupa mengenalkan siapa itu Fasya karena sesorang di bilik warnet
sebelah (no. 13) sebut saja Tomi mengajak by1 prisoner Lost Saga dan ngajak duel
mid Dota 2 saat saya menulis cerita ini. Fasya adalah manusia biasa, mempunyai
dua mata dua kaki dan dua tangan, namun anehnya dia hanya mempunyai satu
hidung.
Fasya
cukup ngganteng untuk beberapa orang seperti Aprilia, namun tidak menurutku.
Aprilia sudah lama menyukai Fasya namun hanya aku yang mengetahuinya. Aprilia
kadang bertingkah aneh jika berada didekatnya dan parahnya Fasya tidak peka,
Kan coeg.
Besok,
tanggal 14 Februari 2016, ya hari yang cukup spesial, salju masih turun di Eropa,
bunga sakura berguguran, coklat-coklat yang banyak dijual diseluruh penjuru
bumi. Yah hari ini adalah hari tersial bagiku, hari valentine. Dimana semua
orang akan memberikan coklat kepada orang yang spesial baginya.
Dan
yang lebih kampret lagi, aku harus menemani Aprilia untuk membelikan Fasya
sebuah coklat. Aku disuruh oleh Aprilia untuk bangun pagi-pagi dan berangkat ke
sekolah untuk bertemu.
Ya,
aku juga tidak bisa menolak karena dia orang yang cantik dan juga karena ini
hari minggu yang merupakan hari nganggurku yang hanya melihat doraemon di
televisi dan melihat beberapa anime kesukaanku seperti gintama, konosuba, dll
(kenapa gak hentai sekalian).
Dan
pada hari itupun Aku berangkat pagi-pagi untuk menemuinya. Dia sangat cantik
layaknya wanita cantik di eropa dengan latar belakang salju yang indah sehingga
membuatku ingin menyukainya.
Tapi,
bagaimanapun juga dia milik Fasya yang merupakan teman akrabku. Aku tidak boleh
untuk menikungnya. Biarkan mereka menikmati masa-masa remaja yang berbalut
salju cinta hangat yang bersemi dihati mereka. Mereka memang terlihat sangat
cocok, mereka hampir memiliki karakteristik yang sama. Yah namanya jodoh gak
kemana-mana, mereka seperti ditakdirkan berjodoh diusia remaja seperti ini yang
mesra.
Walaupun
mereka berdua pendiam, mereka juga memliki kehebatan dalam bidang masing
masing. Sungguh bagaikan air tenang yang menghanyutkan, sungguh membuatku ikin
membunuh Fasya.
Karena
aku melihat perjuangan Aprilia yang seperti itu demi sahabatku yang cool. Aku
harus membantunya demi kisah romantis mereka berdua. Aku langsung mencarikan
tempat terbaik dalam menjual coklat di gresik dalam handphone rusak evercross a
5 yang mempunyai kecepatan 4G (padahal 3G).
Ternyata,
tempat terbaik memang berada di jalan panglima sudirman. Tempat dimana Mamat
tinggal. Dan yang lebih membuat coeg lagi ternyat penjualnya merupakan ibu
Mamat yang mempunyai masakan desert terbaik di jawa timur. Wow, aku tak
menyangkah bahwa ibunya akan membuka toko disini.
Sebagai
pengenalan karakter sampingan, tante ema merupakan ibu dari Mamat yang paling
bisa diandalkan dalam hal desert. Harganya bahkan lebih murah dari kualitasnya,
sungguh chef yang hebat.
Akhirnya
aku dan Aprilia kesana dengan sepeda motorku Karisma X dalam waktu beberapa
menit. Ternyata di toko itu juga merayakan valentine. Berbagai coklat yang
terlihat enak itu dan berbentuk love sebagai rasa cinta yang tertuang ke coklat
tersebut untuk mengerti apa yang dimaksud dari arti kata cinta.
Aprilia
pun membeli coklat yang harganya cukup terkesan mahal. Semua itu hanya
dilakukan kepada orang yang hanya bisa maen Pes dan Minecraft saja? Sungguh
sangat disayangkan. Tetapi, dengan itu mereka bisa menutupi kekurangan
masing-masing individu untuk mencintai dengan sepenuh hati.
Man
jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.itu mungkin akan
berlaku kepada Aprilia yang bersungguh-sungguh dari GKB ke sekolah hanya untuk
Fasya seorang. Asem, aku jadi iri dengannya yang bisa menarik perhatian wanita
cantik itu.
Lalu,
sesudah dia membeli coklat istimewa tersebut. Kami pun keluar dari toko
tersebut. Lalu aku berkata “ Mending dikasih sekarang, mumpung masih valentine.
Lalu ia menjawab “ Gak bisa, akukan malu dihadapnya. Nanti apa yang ia katakan
kalau aku jauh-jauh Cuma untuk beli coklat”
Akupun
langsung mengantarkannya kerumahnya untuk kembali. Akan tetapi, demi sahabatku
aku tidak akan diam saja melihat semua ini terjadi. Aku memang harus melakukan
sesuatu untuk mereka berdua.
Dan,
pada akhirnya aku melakukan sesuatu yang agak gila. Aku menyeretnya kerumah
Fasya. Bila dia tidak mau, akan kucuri ciuman pertamanya. Itu pasti sangat gila
dan imejku sebagai NEET (Search Mbah George) pasti akan hancur lebur dihadapan
wanita cantik yang pasti dengan melihat wajahku seperti melihat anak yaoi.
Diapun
akhirnya diam, aku langsung menyeretnya ke rumah Fasya dengan sepeda motorku
(karena ini masih sekitar jam shalat dhuhur). Dia gugup dengan ini semua.
Akhirnya aku telah sampai dirumah Fasya. Aprilia dengan baju biru polkadot
langsung sangat gugup. Tidak seperti dia disekolah biasanya. Akupun mengetok
pintunya. Fasya saat itu sedang berkerja kelompok. Dan Fasya membuka pintu
perlahan dan melihat wajahku dan Aprilia. Lalu.....
Penasaran kelanjutannya?
Tunggu hanya di cinta yang abadi
Created By Ali
Fikri 528 and his bunshin
Thanks to warnet
no 10 lagi
Thanks to
Valentine sebagai materi
Thanks to waktu
setengah jam sebagai waktu pembuatan
Cerita ini hanyalah
sekadar fiksi, maaf apabila ada sesuatu kesalahan terjadi. Ada unsur
kesengajaan jika cerita ini mirip dengan Nama, Tempat, atau peristiwa yang anda
alami.
Arigatou
Minna-san, See you in the next ilusion
Dan juga nulis
desert gini betul kan? Desert kan artinya makanan ringan.
No comments:
Post a Comment